Foyer atau ruang serambi masuk, adalah kalimat pembuka dari sebuah rumah. Sebelum seseorang mencicipi kudapan di ruang makan atau bersantai di sofa 3-seater Anda, foyer bertugas mengukir janji kemewahan di ambang pintu masuk utama.
Konsol dan Karya Seni Inti (Focal Art)
Hilangkan lemari sepatu basic maupun kotak perkakas. Foyer seyogyanya menampilkan meja konsol minimalis berprofil ramping. Gunakan marmer dengan base kuningan, dipadukan sebuah lukisan besar aliran abstrak atau cermin antique sebagai latar meja konsol.
“Foyer adalah transisi sakral dari berisiknya kehidupan publik di luar, menuju sanctuary yang amat sangat privat.”
Pencahayaan Dramatis
Sebuah lampu gantung (chandelier) tak perlu selalu masif, tapi harus artistik. Pertimbangkan pencahayaan hangat, menggunakan susunan wall sconce (lampu dinding vertikal) demi menebarkan siluet wash lighting memukau di atas tekstur wallpaper Anda.
Pilihlah wewangian (diffuser/candle) khusus di foyer dengan aksen sandalwood atau bergamot untuk memanjakan kelima panca indra tamu Anda.